Lembar persetujuan pkl

PENGUJIAN MIKROBIOLOGIK
PADA PRODUK BUMBU INSTAN PASTA, SAUS SAMBAL, DAN KECAP
DI PT INDOFOOD CBP SUKSES MAKMUR Tbk 
FOOD SEASONING DIVISION CIBITUNG


LAPORAN PRAKTEK LAPANGAN


  


HIDAYAT TUROCHIM
2011340034



JURUSAN TEKNOLOGI PANGAN
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIAN
UNIVERSITAS SAHID JAKARTA
2015

LEMBAR PERSETUJUAN

Laporan Praktek  Lapangan yang berjudul “Pengujian Mikrobiologik pada Produk Bumbu Instan Pasta, Sambal, dan Kecap di PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk Food Seasoning Division Cibitung” telah mendapat persetujuan:




Jakarta,  Desember 2015



Dr. Rahmawati, ST., M.Si Diny A. Sandrasari ST., M.Si  
    (Dosen Pembimbing) (Dosen Penguji)


Mengetahui,
Program Studi Teknologi Pangan



Dr. Rahmawati, ST., M.Si
(Ketua)PENGUJIAN MIKROBIOLOGIK
PADA PRODUK BUMBU INSTAN PASTA, SAUS SAMBAL, DAN KECAP
DI PT INDOFOOD CBP SUKSES MAKMUR Tbk 
FOOD SEASONING DIVISION CIBITUNG


LAPORAN PRAKTEK LAPANGAN





HIDAYAT TUROCHIM
2011340034



JURUSAN TEKNOLOGI PANGAN
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIAN
UNIVERSITAS SAHID JAKARTA
2015

LEMBAR PERSETUJUAN

Laporan Praktek  Lapangan yang berjudul “Pengujian Mikrobiologik pada Produk Bumbu Instan Pasta, Sambal, dan Kecap di PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk Food Seasoning Division Cibitung” telah mendapat persetujuan:




Jakarta,  Desember 2015



Dr. Rahmawati, ST., M.Si Diny A. Sandrasari ST., M.Si  
    (Dosen Pembimbing) (Dosen Penguji)


Mengetahui,
Program Studi Teknologi Pangan



Dr. Rahmawati, ST., M.Si
(Ketua)


Laporan PKL Bab 1 - PENDAHULUAN

BAB I

PENDAHULUAN



A.    Latar Belakang
          Bumbu merupakan bahan penyedap makanan atau masakan dan sifatnya tidak tahan lama atau tidak awet. Bumbu instan pasta adalah campuran dari berbagai macam bumbu dan rempah-rempah yang diolah dan diproses dengan komposisi tertentu. Bumbu banyak digunakan untuk menyedapkan makanan, baik satu jenis rempah maupun campuran kompleks yang mengandung garam, gula, atau bahan lainnya. Bumbu instan ada dua jenis yaitu bumbu instan yang berbentuk pasta dan berbentuk kering atau bubuk. Saus merupakan penyedap makanan yang sangat digemari oleh hampir seluruh lapisan masyarakat. Saus banyak dikonsumsi sebagai bahan pelengkap saat mengkonsumsi baso, mie pangsit atau mie ayam, pizza, burger, maupun sebagai bahan tambahan pada nasi goreng dan masih banyak manfaat dari saus dan saus cabai (Mulyanti, 2004).
          Kecap adalah bumbu dapur atau penyedap makanan yang berupa cairan berwarna hitam yang rasanya manis atau asin. Bahan dasar pembuatan kecap umumnya adalah kedelai atau kedelai hitam. Kebanyakan bahan baku yang digunakan dalam proses produksi di PT Indofood CBP Sukses Makmur Food Seasoning Division Cibitung adalah rempah-rempah, di mana penanganan pasca panen di tempat petani kurang dapat terkontrol dengan baik. Kurangnya kontrol tersebut dapat mempengaruhi hasil produksi, salah satunya adalah cemaran oleh mikroorganisme. Apabila bahan makanan telah tercemar oleh mikroorganisme, mikroorganisme tersebut dapat menyebabkan kerusakan bahan pangan, yaitu terjadinya perubahan fisik dan kimia dari bahan tersebut. Hal ini menyebabkan mutu pangan menjadi turun. Selain itu, mikroba juga dapat menimbulkan penyakit  bagi manusia yang mengkonsumsi bahan pangan yang telah tercemar oleh mikroba. Berbagai macam uji mikrobiologi dapat dilakukan terhadap bahan pangan meliputi uji kuantitatif mikroba untuk menentukan mutu dan daya tahan suatu makanan, uji kualitatif  bakteri pathogen untuk menentukan tingkat keamanannya dan uji bakteri indikator untuk menentukan tingkat sanitasi makanan tersebut. Pengujian yang dilakukan terhadap setiap bahan pangan tidak sama, tergantung dari berbagai faktor seperti jenis dan komposisi bahan pangan, cara pengepakan dan penyimpanan, cara penanganan dan konsumsinya, kelompok konsumen dan berbagai faktor lainnya.
          PT Indofood CBP Sukses Makmur Food Seasoning Division Cibitung merupakan salah satu perusahaan yang memproduksi bumbu instan pasta, sambal, dan kecap sebagai bahan unggulannya.  Agar produk yang dipasarkan aman dikonsumsi bagi konsumen dan menjaga kelangsungan pemasaran produk-produknya perlu dilakukan analisa mikrobiologik. Untuk mengetahui dan mempelajari proses analisa mikrobiologik produk dibandingkan dengan teori yang telah dipelajari, maka dilakukan praktek lapang di PT Indofood CBP Sukses Makmur Food Seasoning Division Cibitung.

B.     Tujuan Praktek Lapangan


1.      Tujuan Umum


          Praktek  lapangan yang dilaksanakan di PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk Food Seasoning Division bertujuan untuk memberikan pengalaman kerja kepada mahasiswa di bidang teknologi pangan yang selanjutnya dapat dipraktekkan secara utuh dan menyeluruh sesuai dengan kondisi dalam industri pangan.

2.      Tujuan Khusus
          Tujuan khusus dari kegiatan praktek lapangan ini adalah untuk mempelajari secara umum aspek sistem analisa mikrobiologik di PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk Food Seasoning Division dengan mengaplikasikan ilmu-ilmu yang telah dipelajari selama perkuliahan dengan turut serta dalam seluruh kegiatan perusahaan. Mahasiswa dapat mengembangkan pengetahuan, pemikiran, pengalaman, melatih keterampilan, serta kemampuan dalam berkomunikasi dan berinteraksi dalam masyarakat sebelum memasuki dunia kerja. Tugas khusus dititikberatkan pada validasi metode uji yeast dan mould dengan menggunakan Rapid Y/M. Di mana uji pembandingnya adalah dengan menggunakan metode baku (menggunakan media DG 18).

C.     Kegunaan Praktek Lapangan


         Praktek lapangan memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk dapat mengembangkan kemampuan berkomunikasi dan bersikap profesional, mampu bekerjasama dan menambah wawasan. Untuk pihak Fakultas/ khususnya Jurusan, praktek lapangan dapat dijadikan bahan pengembangan materi perkuliahan. Bagi perusahaan, laporan ini diharapkan dapat dijadikan sebagai bahan masukan.


Tugas-tugas kuliah

Laporan PKL bab 3 - Hasil dan Pembahasan

BAB III HASIL DAN PEMBAHASAN A.     Gambaran Umum 1.       Sejarah dan Perkembangan Perusahaan           PT Indofoo...