Kesimpulan dan saran PKL

BAB IV

KESIMPULAN DAN SARAN


A.    Kesimpulan


                 PT Indofood CBP Sukses Makmur Divisi Food Seasoning merupakan perusahaan yang bergerak di bidang makanan dengan tujuan menyediakan produk bumbu dan sejenisnya yang lengkap, bermutu dan inovatif dengan harga terjangkau kepada semua keluarga Indonesia dan negara tujuan tertentu. Bahan pangan merupakan salah satu kebutuhan manusia tak terkecuali bagi mikroorganisme. Secara umum analisa produk di PT Indofood CBP Sukses Makmur Divisi Food Seasoning adalah pengujian TPC, kapang/khamir, Coliform dan E.coli. Agar mendapatkan keakuratan hasil analisa, dilakukan verifikasi dan validasi pada peralatan, bahan-bahan yang digunakan, maupun metode yang digunakan secara berkala. Proses analisa yang dilakukan di PT Indofood CBP Sukses Makmur Divisi Food Seasoning sudah cukup baik karena diimbangi dengan kemajuaan teknologi yang terlihat dari penggunaan peralatan dan bahan-bahan yang digunakan dalam analisa, contohnya adalah penggunaan petrifilm untuk TPC dan Rapid Y/M untuk kapang dan khamir. Pengamatan koloni pada sampel uji berupa produk bumbu instant (bumbu opor) dengan waktu inkubasi 48 jam baik metode DG 18 maupun Rapid Y/M menunjukkan koloni Saccharomyces cereviceae belum bisa tumbuh. Pengujian dengan menggunakan metode DG 18 dan Rapid Y/M dengan waktu inkubasi 72 jam ± 3 jam menunjukkan koloni Saccharomyces cereviceae sudah mulai terlihat dan bisa dihitung. Jadi bisa disimpulkan bahwa pengamatan koloni Saccharomyces cereviceae dengan metode Rapid Y/M dengan waktu target inkubasi 48 jam ± 2 jam menunjukkan target inkubasi tersebut kurang. Dari data statistik yang diperoleh dan dibandingkan dengan kriteria penerimaan pada waktu inkubasi 120 jam ± 5 jam, uji T dari kedua metode menunjukkan hasilnya berbeda nyata sehingga bisa disimpulkan bahwa metode analisa dengan menggunakan rapid Y/M tidak valid
.
B.     Saran



     Pengujian jamur dan khamir disarankan menggunakan metode baku yaitu DG 18. Dengan pengujian menggunakan metode baku DG 18 memang membutuhkan waktu yang relatif lama (waktu target 5 hari) jika dibandingkan dengan metode Rapid Y/M  (waktu target 2 hari), akan tetapi pengujiannya tidak valid. Selain itu biaya analisa yang dikeluarkan relatif lebih murah dengan pengujian metode baku DG 18.

No comments:

Tugas-tugas kuliah

Laporan PKL bab 3 - Hasil dan Pembahasan

BAB III HASIL DAN PEMBAHASAN A.     Gambaran Umum 1.       Sejarah dan Perkembangan Perusahaan           PT Indofoo...